Skip to content

Pizzarellabelfast Review Anime Terbaru dan Terupdate

  • Home
  • Uncategorized
  • Horimiya: Romansa Manis Tanpa Drama Berlebihan
Horimiya: Romansa Manis Tanpa Drama Berlebihan

Horimiya: Romansa Manis Tanpa Drama Berlebihan

Posted on December 31, 2025 By admin No Comments on Horimiya: Romansa Manis Tanpa Drama Berlebihan
Uncategorized

Horimiya: Romansa Manis Bagi penggemar anime genre romansa (romance), ada satu pola rasa frustrasi yang umum: menunggu 12 hingga 24 episode hanya untuk melihat karakter utamanya berpegangan tangan atau—jika beruntung—menyatakan cinta di detik-detik terakhir episode pemungkas. Tropus “tarik-ulur” yang berlarut-larut dan kesalahpahaman konyol sering kali menjadi menu utama. Namun, Horimiya hadir sebagai antitesis dari semua itu.

Diadaptasi dari manga populer karya HERO dan Daisuke Hagiwara, anime garapan studio CloverWorks ini menawarkan sesuatu yang sangat dirindukan: hubungan yang sehat, komunikasi yang lancar, dan progres yang nyata. Horimiya bukan sekadar kisah tentang “bagaimana cara mendapatkan pacar”, melainkan “bagaimana menjalani hubungan dan menerima sisi lain dari pasangan”. Dengan visual yang memanjakan mata dan karakter yang terasa manusiawi, serial ini dengan cepat menahbiskan diri sebagai standar emas baru untuk anime romansa sekolah modern.

Dua Wajah: Hori dan Miyamura

Premis Horimiya berakar pada konsep “jangan menilai buku dari sampulnya”. Di sekolah, Kyoko Hori adalah siswi populer, cantik, dan pintar yang dikagumi banyak orang. Namun, di rumah, ia adalah sosok ibu rumah tangga yang sederhana, tidak berdandan, dan sibuk mengurus adik laki-lakinya. Di sisi lain, Izumi Miyamura di sekolah terlihat sebagai otaku pendiam, suram, dan berkacamata. Namun, di luar sekolah, ia adalah remaja punk yang memiliki banyak tindikan (piercing) dan tato besar di tubuhnya.

Pertemuan tak sengaja yang mengungkap rahasia masing-masing menjadi titik awal hubungan mereka. Yang menarik, tidak ada drama pemerasan atau ancaman “aku akan membocorkan rahasiamu”. Justru, mereka menemukan kenyamanan karena akhirnya memiliki seseorang yang bisa menerima “sisi lain” diri mereka tanpa menghakimi. Hori tidak perlu berpura-pura anggun, dan Miyamura tidak perlu menyembunyikan tato dan tindikannya. Keintiman yang dibangun di atas dasar kejujuran inilah yang membuat chemistry mereka terasa sangat kuat dan believable.

Laju Cerita yang “Ngebut” Tapi Nyaman

Salah satu kejutan terbesar dari musim pertamanya adalah betapa cepatnya hubungan Hori dan Miyamura berkembang. Tidak butuh waktu satu musim penuh bagi mereka untuk mengakui perasaan. Mereka berpacaran, memegang tangan, dan bahkan mendiskusikan masa depan di paruh awal seri.

Keputusan ini memungkinkan anime untuk mengeksplorasi dinamika hubungan pacaran itu sendiri, sesuatu yang jarang disentuh anime lain. Kita melihat kecemburuan kecil, pertengkaran remeh, hingga momen-momen pendewasaan seksual yang digambarkan dengan sangat implisit namun dewasa. Miyamura yang awalnya merasa tidak pantas bersanding dengan Hori perlahan belajar untuk mencintai dirinya sendiri. Momen ketika Miyamura memotong rambut panjangnya dan menunjukkan wajah aslinya di sekolah adalah simbolisasi visual yang kuat bahwa ia tidak lagi ingin bersembunyi di balik bayang-bayang.

Ensemble Cast: Bukan Hanya Tentang Pasangan Utama Horimiya: Romansa Manis

Meskipun judulnya adalah gabungan nama Hori dan Miyamura, kekuatan anime ini juga terletak pada karakter pendukungnya (ensemble cast). Teman-teman mereka seperti Toru Ishikawa, Yuki Yoshikawa, Kakeru Sengoku, Remi Ayasaki, dan Sakura Kono memiliki porsi cerita yang signifikan.

CloverWorks berhasil membuat penonton peduli pada kisah cinta segitiga (atau segiempat?) antara Toru, Yuki, dan Sakura. Konflik batin Yuki yang selalu menyembunyikan keinginannya di balik senyum palsu, atau keberanian Sakura yang berusaha mengejar cintanya meski merasa kalah fisik, memberikan kedalaman emosional yang terkadang bahkan melampaui konflik pasangan utama. Interaksi antar karakter ini terasa sangat organik, seperti melihat sekelompok sahabat SMA sungguhan yang saling mendukung, mengejek, dan tumbuh bersama. (berita bola)

Visual CloverWorks: Estetika Kehangatan

Dari segi produksi, Horimiya tampil memukau. CloverWorks menggunakan palet warna yang cerah namun lembut, menciptakan atmosfer yang hangat dan mengundang (cozy). Desain karakter Daisuke Hagiwara yang ikonik diterjemahkan dengan sempurna ke dalam animasi. Ekspresi wajah karakter sangat variatif, mulai dari tatapan melankolis hingga wajah chibi komikal saat adegan lucu.

Penggunaan metafora visual juga patut diacungi jempol. Adegan pembuka di episode pertama yang menggambarkan Miyamura berjalan sendirian di lorong gelap yang perlahan terbuka, serta visualisasi “benang-benang” hubungan antar karakter, menambah nilai artistik seri ini. Musik latarnya pun pas, dengan lagu pembuka “Iro Kousui” oleh Yoh Kamiyama yang menjadi earworm (lagu yang terus terngiang) bagi banyak penggemar.

Potongan yang Hilang: “The Missing Pieces”

Uniknya, Horimiya memiliki dua musim yang strukturnya tidak biasa. Musim pertama mengadaptasi cerita utama dari awal hingga tamat (kelulusan) dengan memotong banyak bab manga. Kemudian, dirilislah Horimiya: The Missing Pieces, yang berisi kumpulan cerita-cerita pendek (slice of life) yang terlewat di musim pertama.

Meskipun secara kronologis mungkin membingungkan bagi penonton baru, The Missing Pieces justru melengkapi pengalaman menonton. Ia memberikan lebih banyak momen komedi, interaksi sehari-hari, dan pendalaman karakter sampingan yang membuat perpisahan di akhir cerita terasa semakin berat.

Kesimpulan Horimiya: Romansa Manis

Horimiya adalah obat penawar bagi siapa saja yang lelah dengan drama romansa yang berlebihan (overdramatic). Ia tidak menjual konflik besar yang mengancam dunia atau tragedi yang menguras air mata. Ia menjual kenyamanan.

Ia mengajarkan bahwa cinta itu sederhana: tentang menemukan seseorang yang menyukai sisi dirimu yang kau sembunyikan dari dunia. Miyamura dan Hori membuktikan bahwa pasangan terbaik adalah mereka yang bisa menjadi diri sendiri saat bersama. Sebuah tontonan wajib yang akan meninggalkan senyum lebar di wajah Anda dan rasa hangat di hati.

review anime lainnya …..

Post navigation

❮ Previous Post: Review Anime My Roommate Is a Cat
Next Post: Review Anime Haikyu!! Season 4 ❯

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Review Anime My Little Monster
  • Duel Seni Bela Diri Klasik dalam Anime Fist of the North Star
  • Review Anime Spy x Family
  • Review Anime Planetes
  • Review Anime Pumpkin Scissors

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • January 2026
  • December 2025

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Pizzarellabelfast Review Anime Terbaru dan Terupdate.

Theme: Oceanly by ScriptsTown